"Abdi Widya Ayusya: Sinergi Pendidikan Berkarakter dan Optimalisasi Kesehatan Berlandaskan Tri Hita Karana di Desa Taro."
Visi Indonesia Emas 2045 menuntut intervensi di tingkat akar rumput untuk mengeliminasi krisis kesehatan dasar melalui kolaborasi Pentahelix.
Prevalensi stunting berhasil ditekan pada akhir 2025. Target penurunan menjadi 4,5% pada tahun 2026. Performa makro menunjukkan perbaikan impresif.
Mencapai level kritis (Januari 2026). Terdapat 50 balita terindikasi. Desa ekowisata global ini menjadi 1 dari 8 desa prioritas pendampingan.
Rendahnya literasi gizi dan pendidikan kesehatan reproduksi bagi orang tua muda di kawasan wisata.
Kurangnya implementasi PHBS serta tata kelola sanitasi domestik (kualitas air & kebersihan lingkungan).
Belum optimalnya sinergi nilai kearifan lokal dengan praktik kesehatan preventif di ranah domestik.
Intervensi medis tidak akan efektif tanpa diimbangi edukasi berkelanjutan. EduZillen mengadopsi 3 langkah strategis yang dibalut dalam filosofi kearifan lokal Bali.
Delegasi melakukan skrining dan audit langsung di lapangan menggunakan instrumen riset primer.
Temuan riset dikonversi menjadi solusi praktis seperti lokakarya, edukasi gizi, dan pelatihan.
Hasil pengabdian dibukukan dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) ber-ISBN sebagai rekomendasi kebijakan resmi.
Program aksi lapangan dirancang untuk membangun pondasi karakter serta menanamkan gaya hidup preventif.
Eksplorasi keindahan bentang alam, mahakarya budaya, dan pesona pariwisata Bali di luar jam pengabdian sebagai bentuk apresiasi bagi delegasi.
Desa ekowisata tertua di Bali dengan udara sejuk, area konservasi Lembu Putih yang disucikan, dan tata desa yang masih sangat asri.

Menikmati makan siang eksklusif dengan panorama megah Gunung dan Danau Batur.

Studi banding sanitasi budaya di salah satu desa terbersih di dunia.

Menutup rangkaian ekspedisi dengan senja magis nan epik di tepi samudra.

Waktu bebas berburu buah tangan dan kerajinan khas untuk keluarga tercinta.
Kami membuka tiga jalur partisipasi untuk mengakomodasi berbagai profil relawan. Pastikan Anda membaca setiap keuntungan dengan saksama.
Jalur seleksi dengan subsidi biaya 30-50% tergantung hasil skor akumulatif.
Perjalanan transformatif sosial dan kultural dari Ibukota menuju Jantung Bali.
H1: Briefing Sosial Project & Workshop. Perjalanan malam via Tol Trans Jawa.
H2: Lintas Selat. Tiba di Taro, check-in. Malam: Taro Wisdom Talk & Instruksi Mini Ethnography.
H3 (Widya): Taro Edu-Treasure Hunt (pagi), Mini Ethnography, Youth Digital Tourism Camp (sore).
H4 (Ayusya): Festival Sehat & Medical Booth (pagi), Botanical & Healthy Creation Challenge (sore).
Eco-Walk konservasi, Penutupan Desa, dilanjutkan Studi Banding ke Penglipuran. Malam hari diisi dengan presentasi Social Innovation Pitching.
H6: Belanja suvenir, menikmati sunset di Pura Tanah Lot, Perjalanan pulang.
H7: Tiba kembali di Ibukota Jakarta.
Portofolio sosial yang mempercepat trajektori karir Anda, dilengkapi akomodasi premium selama di Bali.
Hak cipta Karya Tulis Ilmiah (KTI) ber-ISBN. E-Sertifikat Nasional berharga untuk CV.
Bus Pariwisata AC, Homestay 7H 6M, Makan full-board 3x sehari + snack daerah.
Asuransi Perjalanan & Jiwa eksklusif. Pengurusan perizinan dan pendampingan medis.
Kemeja PDL Lapangan, Rompi Resmi Relawan, ID Card, Tote Bag, Topi Lapangan, & Printed Guidebook eksklusif ekspedisi Taro.
Diberikan khusus kepada delegasi Fully Funded selama ekspedisi berlangsung di Bali.
Stepping-Stone Recruitment Timeline. Pilih gelombang yang tepat untuk Anda.
Pendaftaran (Gratis)
Pendaftaran (Gratis)
Pendaftaran (Gratis)
Pengumuman Lolos Uji Kasus Nasional secara Serentak.
Wawancara Serentak (Penilaian Motivasi & Problem Solving).
Pengumuman Final Delegasi Fully Funded EduZillen.
Pembekalan Relawan
Pelaksanaan di Bali